POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Angka Perceraian di Halbar Naik Drastis

Rabu, 06 Desember 2017 | 19.46 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Papan nama kantor KUA | Foto Ruslan Habsy

JAILOOLO,MALUT.CO - Angka perceraian di Habupaten Halmahera Barat (Halbar) kian meningkat. Penyebabnya pun beragam, mulai dari keturunan hingga kondisi ekonomi. Penyebab lainnya yaitu kehadiran orang ketiga. Faktor ini tampaknya yang paling mendominasi sebagai penyumbang   terbesar peningkatan perceraian di Halbar, khususnya Kecamatan Jailolo, sesuai data mengalami peningkatan drastis. 

Berdasarkan data Kantor Urusan Agama (KUA), Kecamatan Jailolo, menyebutkan selama tahun 2016, hanya terdapat 12 kasus yang diterima pihak KUA. Jika dibandingkan dengan tahun 2017, tingkat penanganan kasus perceraian tampak mengalami peningkatan, yakni sebanyak 28 kasus. 

"Data validnya itu bisa dapatkan di pengadilan Agama Ternate, sebab kita di KUA, hanya menerima konsultasi serta aduan. Sehingga, kasus yang ada di kita ini, hanya dirangkum melakui buku tamu. Sebab mereka yang datang, hanya sebatas berkonsultasi dan menyampaikan aduannya saja," ungkap Kepala KUA, Jamaludin Ismail, pada Malut.Co di ruang kerjanya, Rabu,6 Desember 2017 tadi siang

Meski demikian, berdasarkan hasil koordinasi bersama pihak Pengadilan Agama Ternate, sebelumnya, angka perceraian di Halbar, khusus 2017 mencapai ratusan kasus. 

"Hasil koordinasi kita sebelumnya itu, berada di kisaran seratus kasus lebih," sambung Jamaludin. 

Diakui Jamaludin, dari hasil konsultasi dan aduan yang diterima, rentan usia penyebab perceraian, rata-rata didominasi di bawah usia 40 tahun. 

"Jadi usia 40 ke bawah ini yang lebih mendominasi. Kalau di usia 40 ke atas itu jarang, bahkan belum ada," tambah Jamaludin, yang juga mantan kepala KUA, kecamatan Sahu ini.

Karena itu, lanjut Jamaludin, di tahun 2018, pihaknya bakal membangun kerjasama dengan pihak Kepolisian, Dinkes dan BKKBN untuk melakukan bimbingan dan nasehat, terutama terhadap para Calon Pengantin (Catin). 

"Ini sudah menjadi program kita untuk menekan tingkat perceraian di Halbar, khususnya kecamatan Jailolo. Dan ini sudah saya sampaikan ke pak Wakil waktu peringatan Maulid, beberapa hari lalu," aku Jamaludin, sembari berjanji jika di akhir tahun nanti, pihaknya bakal merilis secara valid, data tingkat perceraian di 2017 dengan perbandingan data di tahun 2016.

Dia berjanji akan berkoordinasi dengan pihak pengadilan Agama di Ternate yang direncanakan Senin pekan depan, dipastikan bisa dapatkan data valid untuk Halbar, sehingga bisa dipublikasikan. 

Lan

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru