POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Satgas Saber Tikep Akan Seriusi Dugaan Pungli Panitia HUT KORPRI

Kamis, 23 November 2017 | 19.31 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Suasana diskusi | Foto Istimewa

TIDORE,MALUT.CO – Meski Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Polres Kota Tidore Kepulauan (Tikep) belum menindaklanjuti laporan Komunitas Wartawan Kota Tikep (Kwatak), namun mereka mengaku akan menseriusi kasus ini.

Wakil Ketua II Tim Satgas Saber Pungli, Safri Abdu Muin yang  juga Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Tikep mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh Panitia HUT KORPRO terindikasi kuat mengarah ke Pungutan Liar (Pungli)

“Kami baru tahu kalau laporan sudah disampaikan ke Pak Wakapolres selaku ketua Tim, untuk itu kami berharap agar secepatnya dapat melakukan rapat internal dengan memanggil semua Tim Saber Pungli untuk ditindaklanjuti,” katanya saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya pada Kamis, 23 November 2017.

Senada Safri, M. Matulessy Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Tidore yang juga Tim Penindakan Saber Pungli, mengatakan setelah melihat persoalan baik melalui media online maupun cetak, beserta yang di sampaikan sejumlah teman-teman awak media saat bertandang ke kantornya kemarin, dia berkesimpulan dugaan ini patut ditelusuri.

“Intinya kalau kegiatannya sudah dianggarkan maka tak ada alasan lagi untuk memungut biaya, tinggal dimaksimalkan anggaran yang ada untuk mensukseskan kegiatan yang dimaksud,” Tambahnya.

Sekadar diketahui, Dugaan Pungutan Liar yang diduga terjadi di tubuh Panitia Hut KORPRI Kota Tikep itu dikarenakan dalam pelaksanaan kegiatan, khusunya untuk kegiatan Olahraga seperti Sepak Bola dan Bola Voly terdapat adanya biaya pendaftaran yang dibuka oleh Panitia, dimana untuk satu tim keseblasan bagi peserta sepakbola dibebani biaya pendaftaran senilai Rp. 500 ribu, sedangkan untuk bola Voly satu keseblasan dibebani senilai Rp. 300 ribu.

Sementara jumlah untuk peserta yang membayar pendaftaran tersebut untuk kegiatan yang dimaksud, sebagaimana yang diakui Kepala Dinas Pendidikan Dan Olahraga, Ali Dukomalamo saat dikonfirmasi sebelumnya mengaku, bahwa untuk Tim Sepak Bola terdiri sebanyak 40 keseblasan, dan untuk Bola Voly sebanyak 39 tim. Sehinggal total anggaran dari semua biaya pendaftaran tersebut senilai Rp. 31,7 Juta.

Sementara kegiatan tersebut telah dialokasikan melalui APBD sebesar Rp. 179 juta yang didalamnya telah merincikan semua item kegiatan termasuk honor panitia, honor dewan juri/wasit, hadiah dan kesiapan lainnya.

Red

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru