POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

OKP Bicara, Panwaslu Mendengar

Selasa, 07 November 2017 | 08.26 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Foto bersama usai pertemuan | Foto Mufrid Tawarju

TOBELO,MALUT.CO - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslu) Umum Kabupaten Halmahera Utara (Halut), menggelar kegiatan bertajuk “Panwas Mendengar”.

Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Grandland, pada Minggu, 5 November 2017, malam hari itu tampak menarik. Lantaran Panwas memberikan kesempatan ke seluruh Organisasi Kemahasiswaan dan Pemuda (OKP) untuk menyampaikan masukan serta sejumlah persoalan terkait fenomena pemilhan umum. 

Kemasan kegiatan sendiri melibatkan seluruh OKP yang ada di Halut. Bertujuan melakuan pemetaan terkait wilayah rawan pemilu di 17 Kecamatan yang ada di Halut. 

Ketua Panwas Halut Refli Kamaludin mengatakan, memang Panwas tidak dapat berjalan sendiri tanpa bantuan serta dukungan dari seluruh elemen. Pihaknya sengaja mengadakan acara semacam ini guna mendapatkan masukan terkait pengawasan pemilu dari isu rawan Money politik dan wilayah rawan konflik. 

“Tentu dengan persoalan yang ada. Maka kita harus selesaikan secara bersama,” tutur Refli.

Selain itu, Komisioner Panwaslu Bidang Penindakan Suparman Pawah menambahkan, bahwa jika OKP melihat ada yang melanggar aturan Pemilu maka segera dilaporkan ke Panwas untuk ditindaklanjuti. 

“Saat ini kami betul betul mengawasi dengan memaksimalkan Panwas di tingkat Kecamatan,” singkat Parman. 

Untuk diketahui, Kegiatan itu sendiri dihadiri oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pemuda Ansor, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Kristen Indoensia (GMKI), Ikatan Mahasiwa Muhammadiyah (IMM), Pemuda Muhammadiyah, Badan Eksekutif Mahasiswa (Bem) Universitas Halmahera, BEM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes), Liga Mahasiswa Nasional  Untuk Demokrasi (LMND) dan Komunitas Jarod. 

Zet

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru