POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Masalah Pendidikan Jadi Keluhan Utama Masyarakat Saat Reses DPRD Halut

Rabu, 29 November 2017 | 20.40 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Anggota Dewan Dapil I dan II saat diwawancarai sejumlah awak media | Foto Mufrid Tawary

TOBELO,MALUT.CO - Hasil Reses Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dalam waktu dekat akan diserahkan ke Pemerintah Daerah (Pemda). Hasil Reses tersebut antara lain dari Dapil I Kecamatan Kao Malifut, Dapil II Kecamatan Tobelo dan Dapil III Kecamatan Galela Loloda. 

Ketua DPRD Halut Yulius Dagilaha mengatakan, Reses bertujuan menyerap aspirasi masyarakat tentang infrastruktur, pendidikan dan lainnya. Hasilnya akan disampikan ke Pemda. Misalnya, kata Yulius khusus di Dapil II, tempat beliau Reses, sudah banyak aspirasi yang disimpan salah satunya Pembangunan Insfrastruktur, Talud serta pembangunan SD di Desa Pale Kecamatan Tobelo Selatan. 

“Jadi warga sudah sediakan lahan sekolah. Makanya, kami sampaikan ini supaya pembahasan anggaran nanti pembangunan SD di Desa Pale bisa dianggarkan tahun depan,” Cetus Yulius. Rabu 29 November 2017. Menurutnya juga, pendidikan harus menjadi perhatian. Terlebih daerah yang belum memiliki SD.

“Jadi sekarang kita harus prioritaskan pendidikan karena ini menjadi kebutuhan utama dalam rangka menghadapi arus global yang cukup besar,” tandasnya. 

Yulius mengaku, hasil Reses telah dirampungkan dari sejumlah Dapil. Selanjutnya, akan disampaikan ke Pemda guna menjadi program di tahun depan.

Terpisah Sekertaris Komisi I DPRD Halut Irfan Soekoenay mengatakan, ada sejumlah persolan yang dihadapi masyarakat di Dapil II.

“Hasil Reses saya, masyarakat berkeinginan membuat Talud di sepanjang sungai Huboto karena terkena dampak banjir,” ujar Politisi PKB itu. 

Baginya, memang sebelumnya sudah dibangun sebuah talud di sungai tersebut. Hanya saja belum menjawab problem yang dihadapi. 

Sedangkan  Politis Golkar Zadrak Tongo-Tongo  menambahkan, bahwa tidak hanya perhatikan di sejumlah titik saja tetapi bagaimana pembangunan talud disepanjang kali yang melintasi desa juga diperlukan. "Di Gamhoku juga perlu jadi perhatian. Jika tidak diperhatikan maka akan terjadi abrasi terkikis air terus menerus," tambah Zadrak anggota DPRD Komisi III. 

Zet

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru