POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Komisi I DPRD Tikep, Sesali Sikap Panitia HUT KORPRI

Rabu, 22 November 2017 | 21.01 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Hamid Adam | Foto Istimewa

TIDORE,MAlUT.CO - Pungutan biaya pendaftaran peserta pada pagelaran HUT KORPRI Kota Tidore Kepulauan (Tikep) yang saat ini masih berjalan, memantik perhatian Komisi I DPRD Kota Tikep. 

Adalah Hamid Adam, Wakil Ketua Komisi I DPRD Tikep. Dia mengatakan tindakan panitia yang membuka pendaftaran dengan biaya antara Rp. 300.000 hingga Rp. 500.000 itu sangat keliru. Pasalnya pembiayaan kegiatan tersebut telah dianggaran melalui APBD. Sehingga panitia tidak dibenarkan menyepakati besaran biaya pendaftaran. 

“Kalau anggarannya sudah dialokasikan maka tidak perlu diminta biaya partisipasi baik itu pendaftaran maupun lain-lain, Saya sesali sikap panitia ini, sebab ini berbahaya,” ujarnya saat ditemui sejumlah awak media di ruangan komisi I DPRD Kota Tikep Rabu, 22 November 2017.

Ketika disentil soal sikap Komisi I DPRD Tikep, Hamid mengaku belum bisa berbuat banyak karena dirinya baru mengetahui masalah tersebut. Secara institusi DPRD pun belum membicarakan masalah ini. 

 “Soal menyikapi secara kelembagaan itu nantinya akan dibicarakan secara internal komisi, sebab setiap keputusan di DPRD ini sifatnya kolektif kolegial,” tuturnya.

Selain itu, Mantan Kepala Satuan Reskrim Polres Tidore itu, mengapresiasi langkah - langkah Komunitas Wartawan Kota Tikep yang telah melaporkan masalah tersebut ke pihak kepolisian. 

“Karena masalahnya sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib, maka kita tunggu saja proses yang akan ditindaklnjuti oleh pihak kepolisian, namun perlu saya ingatkan kepada pemerintah daerah sebagai mitra dari DPRD utamanya bagi panitia kegiatan, bahwa jangan pernah kita remehkan masalah yang kecil, sebab kerikil yang kecil jika disalahgunakan itu bisa saja akan merobohkan gedung yang besar,” tambahnya. 

Sekadar diketahui berdasarkan data yang dikantongi Malut.Co, untuk anggaran kegiatan HUT KORPRI tahun 2017 telah dialokasikan melalui APBD senilai Rp. 179 Juta, yang didalamnya memuat terkait dengan honor panitia pelaksana senilai Rp. 14.500.000, pengadaan peralatan olahraga senilai Rp. 4.475.000, Honor untuk tim penilai dan dewan juri yang terdiri dari Honor Wasit dan Honor dewan juri lomba kesenian senilai Rp. 16.500.000, insentif panitia kegiatan senilai Rp. 5 Juta, Honor PNS dan Non PNS senilai Rp. 43 Juta, Honor, Uang hadiah untuk dua item kegiatan baik olahraga maupun seni dengan total senilai Rp. 51.575.750, biaya dokumentasi dan publikasi Rp. 2.900.000, biaya cetak Rp. 11 juta, Sewa ruang rapat atau pertemuan senilai Rp. 1.200.000, Sewa sarana mobilitas darat senilai Rp. 600.000, sewa Sound system Rp. 7 juta dan belanja lainnya. 

Red

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru