POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Danny, Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mesjid At - Taqwa

Senin, 16 Oktober 2017 | 22.01 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Suasana peletakan batu pertama Mesjid At - Taqwa | Malut.Co/Ruslan Habsy

JAILOLO,MALUT.CO - Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy melakukan peletakan batu pertama peresmian pembangunan Mesjid At - Taqwa Desa Sidangoli Dehe Kecamatan Jailolo Selatan (Jalsel), Senin 16 Oktober 2017 tadi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Camat Jalsel, Demianus Sidete. Para SKPD lingkup Pemkab Halbar, Kasatpol PP, Wawan MT.Ali, Ka UPTD Jalsel, Mahmud Malang, kepala KUA Jalsel, Asmi Azmi, Bhabinkamtibmas Desa Sidangoli Gam Bripka Fardi Amurang, Bhabinsa Desa  Sidangoli Gam Koptu Suhari Genta, Para Kades Se- Jalsel, tokoh agama, adat serta tokoh masyarakat setempat.

Sesuai laporan ketua panitia, Yusuf Yunus, estimasi bangunan mesjid dengan luas 20 x 20 meter persegi plus teras 2,5 meter, diperkirakan menelan anggaran Rp 1,450 miliar dengan jangka waktu pekerjaan 2 tahun.

Dan saat ini, dana awal yang dikantongi panitia sebesar Rp 150 juta yang diplot dari Anggaran dana desa (ADD), ditambah 200 sak semen dari Sumbangan warga setempat.

Sementara, Camat Jalsel, Demianus Sidete, dalam  sambutannya, mengatakan, bahwa untuk membangun sesuatu yang baik tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Untuk itu diperlukan semangat agar tujuan yang baik (pembangunan mesjid) bisa dapat terselesaikan sehinga kita semua dapat beribadah, insya Allah, amin.

Terpisah Bupati Halbar, pada  sambutannya, berharap kepada masyarakat untuk tetap kompak mendukung dan menyukseskan pembangunan sarana ibadah tersebut. 

Dan tak lupa pula Pemda Halbar akan memberikan dukungan materi dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 50 juta melalui pos anggaran bantuan sosial (Bansos). 

Dia juga berpesan kepada panitia agar dalam pelaksanaan pembangunan harus profesional dan transparansi dalam memberikan informasi kepada masyarakat, terutama yang berkaitan dengan anggaran pembangunan.

"Jangan karena membangun masjid, masyarakat terkotak-kotak, hal ini yang sering terjadi, bukan hanya dalam pembangunan masjid, pembangunan gedung gereja pun demikian," sebut Danny.

Pada kesempatan tersebut, para pimpinan yang hadir pada acara itu, turut memberikan sumbangan, dengan cara membeli bazar kue yang disiapkan per kue senilai Rp 1 juta.

Lan

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru