POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Bangun Kemitraan, Kominfo Ajak KJH Diskusi

Kamis, 05 Oktober 2017 | 16.55 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Suasana diskusi | Foto Istimewa

JAILOLO,MALUT.CO - Dinas Kominfo Kehumasan dan Statistik kabupaten Halmahera Barat (Halbar), diskusi terkait kemitraan dengan Komunitas Jurnalis Halbar (KJH). Diskusi yang dipusatkan di kedai Diva desa Hatebicara Halbar. Kamis, 05 Oktober 2017 siang tadi.

Diskusi yang dipandu oleh Sekretaris Diskominfo Sahmi Salim dihadiri Kepala Dinas Kominfo Chuzaima Kahar, didampingi Kabid kehumasan Iksan M Nur, Kabid e-Goverment Riski Novaris Boamona, dan sejumlah kepala seksi dan staf.

Chuzaima mengatakan hubungan kemitraan pemerintah dengan media melalui KJH menjadi program utama internal. Diskominfo dalam seratus hari kerja pertama setelah dilantik untuk memperbaiki sejumlah kendala kemitraan yang mungkin belum dilakukan sebelumnya.

Dengan itu, persoalan yang dibahas bersama dapat diaplikasikan guna kemitraan. Diskominfo lebih khusus serta Pemda secara umum dengan komunitas para jurnalis dapat berjalan dengan baik untuk kepentingan masyarakat Halmahera Barat sebagai penerima informasi pemberitaan.

Sementara Sahmi Salim dalam kesempatan itu meminta kepada KJH untuk saling membantu menginformasikan berita untuk masyarakat sebagaimana tugas tupoksi media untuk memberi pendidikan kepada publik. Karena media merupakan salah satu sarana terpercaya yang menjadi komsumsi umum masyarakat.

Selain itu Chuzaima dan Sahmi mengaku kekurangan pelayanan pemerintah terhadap media dalam memberikan informasi kelak dapat diperbaiki guna kemitraan dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Sedangkan Ketua KJH Halbar Ruslan Habsy, pada kesempatan diskusi itu mengaku wartawan dalam hubungan dengan pemerintah daerah dalam keterbukaan informasi publik cukup baik saat dalam kepemimpinan bupati Danny Missy dan Wakil Bupati Ahmad Zakir Mando. 

Ruslan mengharapkan pemimpinan baru di Diskominfo dapat lebih beradaptasi dengan pewarta. Karena masalah pekerja wartawan adalah profesi yang terikat dengan etika yang mungkin sulit digiring sesuai kemauan pihak lain.

"Wartawan itu sangat sulit diatur bahkan hal kecil seperti dipanggil dalam satu pertemuan sekalipun. Tapi dengan pertemuan diskusi perdana Kadis Kominfo dari sejumlah wartawan seluruhnya hadir meski sekalipun ada yang terlambat." Terangnya. 

Lan

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru