POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

9 Tahun Berpisah, Putra Tunggal Sultan Jailolo Datang Besuk Ayahnya

Selasa, 26 September 2017 | 21.02 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Suasaan saat putra Sultan Jailolo menjenguk ayahnya di RSUD Halbar | Malut.Co/Ruslan Habsy

JAILOLO,MALUT.CO - Rosenu Heru Prawoto atau RHP Ahmad Abdullah Syah Putra Tunggal Sultan Jailolo Abdullah Ahmad Hariyanto Syah, Selasa, 26 September 2017, siang tadi menjenguk Ayahanda yang dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo setelah 9 tahun hidup berpisah.

Kedatangan putra Sultan itu untuk memberi suport juga membacakan ayat-ayat suci Alquran, serta memanjatkan doa demi kesembuhan ayahandanya yang terbaring sakit dan sudah dirawat sejak Jum'at 22 September 2017 lalu.

Kepada Malut.Co, RHP mengaku dirinya beserta saudara kandung Estining Sari (Kaka) dan Nikenanjari (adik) sejak tahun 1965 tidak lagi bersama ayahanda. Ketiga bersaudara ini hidup dan besar dengan Hartini (ibunda RHP) di Solo setelah bercerai dengan Ayahnya.

Pertemuan pertama mereka kala itu berlangsung di Kadaton Kesultanan Ternate setelah enam tahun bapaknya diangkat menjadi Sultan Jailolo pada 23 September 2003 lalu.

"Pertemuan saya dengan bapak kali ini adalah pertemuan ke sembilan. Tapi kali ini pertemuannya cukup tidak mengenakan karena ayahanda berada di rumah sakit." Tuturnya sedih sore tadi.

Lebih lanjut, dirinya bercerita saat kedatangannya di kesultanan Ternate itu sekaligus dikenalkan sebagai Jou Ngofa (Anak Sultan/red) oleh Sultan Ternate, Almarhum Mudaffar Sjah, kepada seluruh masyarakat adat yang hadir dan pada 31 Desember 2015, dirinya kemudian dikenalkan kepada masyarakat Jailolo secara umum.

Dia berharap ayahanda cepat sembuh dan kembali bersama masyarakat adat yang terus menanti beliau. 

Melihat kondisi Yang Mulia Sultan Jailolo saat ini dirinya bersama istri berkeinginan untuk membawa bapaknya ke NTB (domisilinya) namun dirinya menyadari bahwa Sultan adalam milik masyarakat Jailolo. 

"Biar sekalipun saya anak kandung. Tetapi Bapak saya (Sultan Jailolo/red) adalah milik masyarakat banyak. Jadi keputusan masyarakat lebih penting daripada saya dan saudari-saudari lainnya." ucapnya.

Kondisi Jiko Ma Kolano (Penguasa teluk) terkini tidak lagi seperti sebelumnya. Dokter Ahli Saraf RSUD Soleh, yang menangani Yang Mulia Sultan saat dikonfirmasi malut.co atas perkembangan kesehatan Sultan, memasuki hari ke empat perawatan di RSUD Jailolo, dr Soleh mengaku kondisi lain seperti darah dan nadi Sultan tetap dalam kondisi stabil. Namun, faktor usia menyebabkan perkembangan penyembuhan atas sakit Sultan butuh waktu sedikit panjang untuk penyembuhan total.

dr Soleh mengaku belum bisa memberi keterangan lebih atas kondisi terkini sang Sultan, karena setelah masuk hingga saat ini masih tetap menjalani perawatan di ICU.

Lan

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru