POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Tebang Pohon Alasan Jaringan Listrik, Warga Cobo Protes PLN

Kamis, 24 Agustus 2017 | 22.53 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Kondisi Pohon setelah ditebang oleh pegawai PLN Soasio | Malut.Co/Fataha Muhammad

TIDORE,MALUT.CO- Kelurahan Jiko Cobo Kecamat Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), pagi tadi dihebohkan dengan tindakan yang dilakukan oleh beberapa pegawai PLN Soasio yang tanpa berkoordinasi dengan masyarakat sekitar langsung melakukan penebangan pohon di wilayah tempat wisata pantai cobo tersebut.

Tak terima dengan tindakan sepihak yang dilakukan pihak PLN, puluhan warga setempat langsung menghentikan aktivitas para pekerja tersebut karena dinilai merusak kawasan wisata pantai cobo. Muhlis Abd. Radjak, Salah seorang tokoh pemuda di kelurahan jiko cobo kepada Malut.Co menyampaikan rasa kekesalannya terkait apa yang dilakukan oleh pihak PLN tersebut.

Pasalnya, pohon tersebut merupakan tempat tempat berteduh para pengunjung yang berkunjung di pantau wisata cobo dan juga dengan adanya pohon-pohon itu dapat mengatasi terjadinya abrasi.

"PLN jangan seenaknya saja memotong pohon dengan alasan mengganggu jaringan listrik, secara kasat mata jika dilihat, pohon ketapang tersebut tumbuh lebih condong ke laut jadi tidak mengganggu kabel listrik, tapi kenapa pohon dibabat habis sampai ke tanah?" kata muhlis dengan nada kesal.

Pohon yang ditebang di tempat wisata Jiko Cobo | Malut,Co/Ramli Tosofu

Tidak terima dengan apa yang di perbuat PLN, beberapa tokoh masyarakat, tokoh pemuda yang dikawal oleh babinsa dan Kapolsek Tidore timur langsung menuju ke kantor PLN untuk meminta pertanggung jawaban karena dinilai pihak PLN telah merusak lokasi wisata yang sudah dijaga oleh warga setempat.

"kami dari masyarakar tidak pernah menerima pemberitahuan dari PLN terkait pemotongan pohon tersebut," ucap muhlis.

Sementara Supervisor Distribusi PLN Sirajuddin Rajabesy, saat ditemui di lokasi pantai cobo menyampaikan bahwa, manusia memang punya salah dan khilaf jadi selaku supervisor meminta maaf kepada masyarakat atas apa yang telah dilakukan oleh para pekerja dari PLN Soasio tersebut.
"Apa yang kami lakukan ini semata-mata agar menjaga keselamatan dan kenyamanan warga saja," jelas Sirajuddin.

Lanjutnya, terkait dengan sikap protes warga jiko cobo tersebut sudah diselesaikan dengan jalur damai dan dari PLN akan membersihkan semua yang telah dipotong tadi. tutupnya.

Lhy

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru