POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Pantau Disiplin PNS Melalui Group WhatsApp

Senin, 28 Agustus 2017 | 21.58 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Wakil Bupati Halmahera Selatan, Iswaan Hasim saat memimpin apel pagi | Malut.Co/Safri Noh



LABUHA,MALUT.CO- Berbagai cara yang dilakukan untuk mengontrol disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Melalui media sosial seperti WhatsApp (WA).

Wakil Bupati, Iswan Hasim, saat memimpin apel pagi pada Senin 28 Agustus 2017 di Halaman Kantor Bupati Halsel menginstruksikan kepada seluruh SKPD untuk membembuat group  WA dengan maksud untuk mempermudah akses berkomunikasi dan memantau disiplin kerja di lingkungan Pemkab Halsel.

Menurut Iswan, selama ini pihaknya terus berinovasi untuk memudahkan komunikasi antara dirinya dan SKPD “Saya mintakan kepada BKD untuk menjadi Admin Group Disiplin PNS dengan menggunakan WA, masukan khusus seluruh Sekertaris SKPD, dan juga Saya, Bupati, serta Sekda,"pintanya

Suasana apel pagi pada Senin, 28 Agustus 2017 di halaman Kantor Bupati Halsel | Malut.Co/Safri Noh

Iswan menjelaskan, bahwa adanya group WA ini, akan memudahakn dirinya dan bupati memantau apa yang terjadi di ruang lingkup birokrasi. “Setiap hari harus dokumentasikan segala kegiatan sehingga dengan ini saya dan bupati bisa memantau,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dengan sistem komunikasi tersebut juga penting sebagai cara mengevaluasi kinerja SKPD. Iswan juga mengingatkan kembali pentingnya disiplin dan kinerja dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan seluruh aparatur sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halsel.

Dirinya juga perintahkan Satuan Poisi Pamong Praja untuk melakukan razia pada jam kantor dan selalu menginformasikan melalui Group Disiplin Pegawai menggunakan WA. “Saya tegaskan kembali pentingnya disiplin dan kinerja dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan terutama aturan yang berkaitan dengan pelaksanaan jam kerja serta pemakaian pakaian dinas dan atribut, agar Satpol PP turun untuk dirazia," Tutupnya.

 Rfq

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru