POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Kementerian Perindustrian Dorong Program IKM di Halbar

Minggu, 27 Agustus 2017 | 23.13 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Bupati Halmahera Barat, Danny Missy didampingi Kepala Disprindak Halbar, Martinus Djawa saat foto bersama dengan Dirjen IKM, Gatih Wibawaningsih di ruang Kementerian Perindustrian | Foto Istimewa

JAILOLO,MALUT.CO-Kementerian perindustrian bakal mendorong program pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Halbar.

Hal ini diketahui setelah  Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy melakukan pertemuan dengan Dirjen IKM, Gatih Wibawaningsih, pada Jumat 25 Agustus 2017 di Gedung Kementerian Perindustrian RI Jln. Jendral Gatot Soebroto, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Dirjen IKM secara langsung memberikan sinyal bakal menjadikan Halbar sebagai daerah pengembangan sentra Industri kelapa terpadu, pasalnya Halbar dianggap memiliki potensi hasil perkebunan terutama kelapa yg sangat melimpah yang  nantinya dijadikan bahan baku industri turunan kelapa secara terpadu.

Selain program pembangunan sentra industri kelapa terpadu, kementerian perindustrian juga bakal mendorong pengembangan Industri minyak cengkih dan minyak atsiri, pembangunan rumah produksi IKM serta rumah kemasan bagi IKM.

Bupati Halbar Danny Missy, kepada Malut.co Minggu, 27 Agustus 2017. mengatakan bahwa Kementerian perindustrian melalui Dirjen IKM tetap berkomitmen mendorong program IKM di Halbar,  karena Halbar di anggap memiliki potensi industri unggulan yakni kelapa yang nantinya dikembangkan secara terpadu sebagaimana SK Menteri Perindustrian RI No. 123 tahun 2012 tentang Pengembangan Kelapa pada Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) Halbar serta industri lainnya yang memanfaatkan bahan baku lokal. 

“Selain itu, yg dilakukan saat ini adalah tindak lanjut sebagaimana MOU dengan Dirjen IKM disela-sela kunjungannya di Maluku Utara saat peresmian kerjasama segi tiga emas di Ternate beberapa waktu lalu” Ujarnya.

Terpisah, Kadis Perindagkop Martinus Djawa, yang mendampingi Bupati pada pertemuan itu mengaku, proposal pembangunan sentra industri terpadu telah dimasukkan pada usulan DAK industri 2018 yang saat ini telah sampai pada tahap verifikasi di Bappenas. Data teknisnya juga telah disiapkan termasuk masterplannya. 

“Demikian juga terkait pengembangan industri minyak cengkih, pengembangan sagu, jagung, pembagunan rumah produksi, rumah kemasan, serta beberapa industri unggulan lainnya datanya juga telah disiapkan” Tutupnya.
 
Lan

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru