POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Investasi di Halbar Meningkat

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 01.35 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Tren Invetasi Kabupaten Halmahera Barat dua tahun terakhir | Grafis Ibas

JAILOLO,MALUT.CO- Jumlah investasi di Kabupaten Halmahera Barat pada 2016 hingga kwartal pertama 2017 meningkat sebesar 257,18 persen dari Rp 67.932.310.000, pada tahun 2015 menjadi Rp 242.643.500.100.

Hal itu disampaikan Bupati Halmahera Barat (Halbar), Danny Missy dalam konfrensi pers di ruang rapat Badan Perencanaan Penelitian dan Pengambangan Daerah (BP3D), Jum'at, 18 Agustus 2017 pagi tadi.

Peningkatan investasi itu yang terdiri dari klasifikasi usaha besar  sebanyak 6 unit usaha, usaha menengah 40 unit, usaha kecil 380 unit dan usaha mikro sebanyak 132 unit.

Menurut Danny, Pemda Halbar telah berhasil  menciptakan iklim investasi yang baik bagi para pelaku usaha pada periode awal Pemerintahan 2016-2021.

Hal itu sejalan dengan harapan atau instruksi presiden. Harapannya, kondisi ini terus dijaga melalui sinergitas semua stakeholder terkait yakni lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat.

“Jadi, semua elemen perlu memupuk nilai-nilai kebersamaan dalam  keberagaman yang ada di masyarakat Halbar, sehingga  menciptakan iklim investasi yang kondusif serta stabil di tahun-tahun mendatang,” kata Danny.

Pembangunan Desa

Semangat membangun dimulai dari desa juga bergeliat di Halbar. Sebagaimana moto desa membangun kabupaten bergerak merupakan fenomena nasional bahwa desa terus menjadi primadona paska kelahiran uu no 6 tentang desa

Desa terus menjadi primadona melalui legetimasi UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Di Halbar, penerapan UU tersebut langsung diakselerasi ke tingkat desa dengan berbagai langkah-langkah, yang ditempuh yaitu salah satunya melalui berkoordinasi langsung dengan Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi, dalam pertemuan terbatas dengan Menteri  Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigras pada Februari 2017 lalu.

Dari hasil pertemuan tersebut sejumlah bantuan langsung didapatkan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, yaitu penyediaan sarana air bersih dengan teknologi reserve osmosis dan uf-pump, bantuan handtracktor, bantuan cool storage, bantuan kapal tangkap ikan 10 Gross Ton, yang secara resmi diberikan langsung oleh Menteri Desa dalam kunjungan kerjanya April 2017.

Pembangunan desa terus digalakkan hingga pertengahan tahun 2017. Hal ini dibuktikan dengan realisasi pembangunan desa baik sarana dan prasaran fisik di antarnya sebagai berikut:



Meski begitu diakui Danny, Pemda Halbar tidak memungkiri  masih banyak  permasalahan dalam pengelolaan  dana desa. Banyak yang disalahpahami oleh para pihak dalam pemerintahan desa sehingga rentan disalahgunakan.

Untuk itu, pembinaan serta peningkatan kapasitas dalam pengelelooan pemerintahan desa yang baik akan terus dilakukan oleh Pemda Halbar.

Dengan pembangunan secara mandiri ditingkat desa tanpa adanya sikap aji mumpung dan oportunis, diharapkan dapat melahirkan wajah-wajah desa yang semakin menarik dan maju.


Lan

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru