POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Gandeng KPKN Ternate

Selasa, 29 Agustus 2017 | 19.04 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:

Kepala Bidang Asset Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Halmahera Selatan, Zaki Abdul Wahab | Malut.Co/Safri Noh

Pemkab Halsel Lelang 44 Kendaraan Bermotor

LABUHA,MALUT.CO- Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), bakal melakukan lelang kendaraan bermotor sebanyak 44 unit, setelah dinilai oleh Tim Penilai Barang Milik Daerah (BMD) Kabupaten Halsel.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Asset Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Halsel, Zaki Abdul Wahab kepada Malut.co pada Selasa 29 Agustus 2017 di ruang kerjanya. 

Ia mengatakan bahwa proses pelelangan kendaraan bermotor milik pemda Halsel adalah yang pertama dengan jumlah sebanyak 44 unit dengan tahun kendaraan sejak tahun 2003 hingga 2008, baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. "Proses lelang kendaraan bermotor ini merupakan yang mertama kali untuk pemda Halsel," kata Zaki.

Ia juga menjelaskan,  proses pelelangan oleh Pemda Halsel, melalui tim penilai BMD Halsel dengan menggandeng Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara  mulai dari proses penilaian kendaraan bermotor hingga penetapan harga jual pada kendaraan yang dilelang, tidak hanya itu proses lelang baik dilakukan secara tertutup atau terbuka pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan (KPKN) Ternate dan Inspektorat Halsel, sehingga dapat terhindar dari resiko-resiko hukum yang dihadapi. "Pelelangan ini dilakukan bersama dengan KPKN Ternate," Ucapnya.

Sementara jadwal pelelangan sedianya akan dilakukan pada minggu kedua September nanti, dengan harga yang sudah ditetapkan sesuai dengan usia perolehan kendaraan, dan syarat lainnya sesuai ketentuan. 

Sementara itu kendaraan bermotor yang di lelang diantaranya, 28 unit kendaraan roda empat, sedangkan roda dua sebanyak 16 unit, dengan harga sesuai perolehan sebesar 4 miliar lebih. Namun, pelelangan tidak lagi sesuai dengan harga perolehan. "Kalau di lelang secara keseluruhan, harganya tidak lagi mencapai 4 miliar, tetapi dibawah 4 miliar," tutup Zaki. 

Rfq

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru