POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

SI Tantang Penegak Hukum Tekait Masalah Suap

Jumat, 09 Juni 2017 | 06.29 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
[caption id="attachment_2742" align="alignnone" width="600"] Kantor Polres Halmahera Selatan | Foto Istimewa[/caption]

LABUHA,MALUT.CO- Salah satu oknum Kepala Dinas (Kadis) di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel) yang berinsial SI, menantang polisi untuk bisa membuktikan percakapan pada saat berada di Jakarta.


Ironisnya, Kadis yang berinsial SI tersebut, tidak hanya menantang oknum penegak hukum tersebut, namun dirinya juga mengancam wartawan yang mengekspos berita tertang percakapannya dengan para penegak hukum terkait dengan pungutan yang dilakukan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Halsel, dr. Juri Hendrajadi.


Sebagaimana diketahui, dr Juri diduga melakukan pungli atas surat keterangan sehat yang dikeluarkannya pada saat mengikuti lelang jabatan di Lingkup Pemkab Halsel beberapa waktu lalu.


"Hati-hati, memangnya saya takut," Ancam Kadis yang berinsial SI kepada wartawan.


Hal tersebut mendapat sorotan dari, Angkatan Muda Saruma (AMS) Kabupaten Halsel. AMS menyangkan sikap oknum pimpinan yang berinsial SI dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Pimpinan Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel, dengan sengaja melakukaan tindak pidana penyuapan untuk mendapatkan surat keterangan sehat pada saat melakukan lelang jabatan beberapa waktu lalu.


Ketua AMS Halsel, Lajamra Hi. Zakaria, kepada Malut.co, mengatakan sikap sejumlah pimpinan SKPD itu untuk memuluskan menduduki jabatan yang dilelang beberapa waktu lalu. Adanya dugaan penyuapan tersebut, Lajamra, meminta kepada penegak hukum agar segera bertindak dan dapat diproses, sehingga dapat mengungkapkan kejahatan birokrasi yang terjadi selama ini di Lingkup Pemkab Halsel.


"Jika hal ini dibiarkan maka akan menjamur di birokrasi Halsel, hal itu perlu disikapi sehingga dapat tercipta pemerintahan yang bersih.," Katanya


Rfq/Aan


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru