POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Pengamanan Cegah Teroris Filipina

Jumat, 09 Juni 2017 | 04.30 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
[caption id="attachment_2711" align="alignnone" width="600"] Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, saat diwawancarai sejumlah Wartawan di Keraton Kesultanan Tidore | Malut.Co[/caption]

TIDORE,MALUT.CO-Selain kunjungan silaturahim dan safari ramdhan, Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo beserta rombongan ke Kadaton Kesultanan Tidore pada, Kamis, 8 Juni 2017, kehadiran Panglima TNI juga dalam rangka mengontrol masuknya jaringan teroris dari Filipina.


Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, ketika dikonfirmasi sejumlah awak media di Kadaton Kie Kesultanan Tidore usai acara, menuturkan bahwa kedatangan dirinya beserta rombongan untuk mengontrol wilayah di Maluku Utara yang berpotensi terkena dampak aksi teroris, terutama di wilayah Kabupaten Morotai yang letaknya tidak jauh dari kepulauan Marawi negara Filipina yang saat ini tengah menjadi gembong terorisme.


"Tidak menutup kemungkinan para teroris sewaktu-waktu dapat menerobos dan melarikan diri masuk ke wilayah Morotai dan sekitarnya untuk melancarkan aksi terorisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan negara kita," Jelas Panglima.


Tambahnya, kunjungan ini merupakan suatu langkah antisipasi pihak aparat keamanan dari pusat hingga daerah yang berada diwilayah NKRI agar terbebas dari ancaman terorisme dan kelompok-kelompok radikal di Maluku Utara.


Untuk itu, Jendral Gatot Nurmantyo meminta agar TNI dan Polri di wilayah masing-masing dapat bersinergis dalam memberantas aksi terorisme yang sengaja dilakukan oleh orang-orang tak bertanggungjawab. Bahkan Panglima berjanji akan memperkuat pengamanan di wilayah Morotai dengan penambahan jumlah personil untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan disana.


"Untuk Kota Tidore Saya tidak merasa khawatir, sebab wilayah Kota Tidore dijamin aman dari gangguan terorisme, tanpa aparat keamanan pun Tidore tetap aman karena culture budaya sangat kuat untuk menjamin keselamatan masyarakat itu sendiri. Sehingga teroris tidak mudah terobos masuk," Tutup Panglima.


Lhy/Aan


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru