POLHUK

NASIONAL

PEDAGOGI

EKBIS

OPINI

Bupati Bahrain Disajikan LKPJ Fiktif

Selasa, 13 Juni 2017 | 04.07 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:

 


[caption id="attachment_2852" align="alignnone" width="600"] Arsad Sangaji, tim Pansus LKPJ DPRD Halsel | Foto Istiimewa[/caption]

LABUHA,MALUT.CO - Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba, saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2016 beberapa waktu lalu, disinyalir ada kegiatan fiktif. Meski begitu, yang disampaikan dalam LKPJ progresnya telah selesai 100 persen.


Hal itu dibuktikan dengan hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Halsel pada saat meninjau lokasi kegiatan.


Arsad Sangaji, tim Pansus LKPJ DPRD Halsel kepada wartawan Malut.co mengatakan, hasil on the spot tim Pansus LKPJ di sejumlah sasaran program pembangunan tahun 2016 telah ditemukan berbagai kejanggalan.


Salah satu dari kejanggalan itu kata Arsad, adalah proyek fiktif di Desa Indari Kecamatan Bacan Barat, tidak ada kegiatan pembangunan kantor desa, namun pada saat penyampaian LKPJ tahun 2016 oleh Bupati Halsel, Bahrain Kasuba, bahwa pembangunan kantor Desa Indari dengan nilai Rp 190 juta lebih itu pekerjaan telah mencapai 100 persen.


"Akibat dari ketidakbecusan bawahannya, Bupati akhirnya sampaikan LKPJ yang didalamnya terdapat kegiatan fiktif," kata Arsad.


Berdasarkan data yang dihimpun Malut.co, proyek pembangunan kantor desa di Desa Indari dengan masa kontraknya mulai April hingga Juni tahun 2016 dengan nilai tersebut telah dicairkan 30 persen tanpa ada pekerjaan dilapangan.


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel, Bustamin Soleman juga membenarkan jika ada anggaran pembangunan kantor desa di Desa Indari tahun 2016 sebesar Rp 190 juta lebih, namun tidak ada kegiatan di lapangan.


Menurut Bustamin terkait masalah itu, pihaknya telah membuat laporan dan memanggil rekanan pekerjaan proyek tersebut untuk bertanggungjawab, namun Bustamin tidak menjelaskan lebih lanjut bagimana pertanggungjawaban rekanan itu.


Ironisnya lagi, Bustamin mengaku tidak mengetahui jika LKPJ yang disampaikan Bupati Halsel, Bahrain Kasuba, bahwa progres pekerjaan kantor desa di Desa Indari telah mencapai 100 persen.


"Kalau masalah LKPJ sudah 100 persen yang disampaikan Bupati Halsel, saya tidak tahu” Aku Bustamin.


Rfq/Adr


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru